Jumlah Pengunjung

Kamis, 19 Januari 2017

"DIBALIK TUNANETRA, ADA SEMANGAT BEKERJA"

Jakarta, 11 Okt 16 - Khufuri, 45th berasal dari Tegal, Jawa Tengah. Dengan ketidak sempurnaan fisiknya. Ia tidak bisa melakukan aktifitas seperti manusia lainnya. Ia memulai bekerja pada usia 29th Sebagai tukang urut keliling selama 15th ia menekuni pekerjaan itu.

"Dulu saya belajar urut dari bapak saya di Jawa dan banyak yang mau diurut oleh saya. "Ujar Khufuri".



Namun, pekerjaan itu semakin sepi pelanggan dan sekarang ia beralih profesi menjadi "Tukang Kerupuk Keliling". dengan ciri khas tongkat di tangannya. selama 7th ia silam, Khufuri menjalankan pekerjaan nya sebagai "Tukang Kerupuk Keliling"

Sosok, Khufuri yang menjadi seorang ayah yang baik dan bertanggung jawab. ia memiliki 2 anak putri dan 5 anak laki-laki. Setiap hari ia bekerja hanya dengan menggunakan kedua kaki dan tongkatnya. Dan ia mulai bekerja dimulai dari meruya, kebayoran, dan palmerah.

Ia tinggal dirumah yang sangat sederhana di belakang kampus Mercu Buana. Dan penghasilan seharinya mencapai 30-50rb perhari, ia mematok harga kerupuk perbungkusnya 15rb. Seharinya Khufuri membawa 30-40 bungkus di letakkan di pundaknya dengan hanya bermodal kayu.


"sebenarnya ini bukan pilihan saya. tetapi, kalau saya tidak berjualan kerupuk. saya tidak makan hanya ini yang bisa saya lakukan untuk istri dan anak-anak saya. ujar khufuri".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar